Mewujudkan Ekonomi Sirkular Syariah, Baznas Koja Gandeng PPP-RI

Sinergi dalam proyeksi ekosistem Industri Daur Ulang dan Pemberdayaan Pemulung Berbasis Sampah

derapjambi.com_koja   –   Problematika sistemik sosial, kultur serta habit yang membumi perilaku negatif masyarakat terhadap bahayanya sampah jika tidak terkelola dengan baik menjadi momok yang menghantui khususnya masyarakat kota Jambi hingga saat ini penanganan dirasakan oleh masyarakat jauh dari harapan dan tidak sesuai ekspektasi.

Bertempat diruangan kerjanya Rabu pagi (28/07)  ketua Badan Amal Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Jambi DR. Muhammad Padli, S.Pd.I, M.Pd.I, undang Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Pelapak Pemulung Republik Indonesia (DPW PPP-RI) Jambi Abdurrahman Shiddiq.

Kepada media ia ungkapkan jalinan sinergi dibangun guna menindaklanjuti instruksi BAZNAS RI menyoal problem  sampah Nasional hingga daerah yang menjadi program prioritas pertama.

Lanjut Fadli melibatkan banyak pihak dalam program tersebut sejatinya lebih efektif apalagi yang memiliki kompetensi tentu lebih maksimal maka PPP-RI yang masuk dalam radar kita untuk selanjutnya jalin sinergi bebernya.

Mengusung program Industri Daur Ulang Sampah Terpadu dan Pemberdayaan Pemulung Berbasis Ekonomi Sirkular Syariah mengolah sampah, memberdayakan pemulung dan mewujudkan Kota Jambi bersih, hijau lestari serta berkah.

Ditambah perlakuan terhadap sampah dengan melakukan pilah, kumpul, olah menjadi produk bernilai distribusi dan pemanfaatan yang pada akhirnya kembali kepada masyarakat ekonomi berkelanjutan demi bumi lestari.

Dikutip dari QS Al-Araf : 56 ” Dan janganlah kamu membuat kerusakan dimuka bumi setelah (Allah) memperbaiki nya dan berdoalah kepada Nya dengan rasa takut dan penuh harap, sesungguhnya Rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik, tutup Fadli

Ketua DPW PPP-RI Jambi Shiddiq menyambut baik sinergi positif ini menurut nya tata kelola pemilahan pengolahan sampah dari sumber tidak bisa selesai dengan satu instansi atau lembaga aja melainkan melibatkan semua pihak beserta elemen masyarakat

Hilirisasi sampah hingga TPA proses pemilahan dari sumber tonasenya tidak signifikan sehingga overload TPA semakin dekat  maka dari gerakan yang digagas BAZNAS Kota Jambi sangat produktif dan inovatif yang selaras dengan program Pemkot Jambi, tutupnya (net_red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *